Panitia Pernikahan

Panitia Pernikahan

Walaupun melelahkan, namun mempersiapkan pernikahan akan sangat menyenangkan bagi calon pengantin. Calon pengantin biasanya sangat ingin mengurus segala sesuatu nya sendiri. Namun tidak ada salahnya untuk  menyusun kepanitiaan pesta pernikahan, karena pihak keluarga besar umumnya sangat ingin terlibat dalam kepanitiaan. Pada saat hari H nanti toh calon pengantin tidak bisa melakukan supervisi atas segala sesuatunya, karena pengantin sudah cukup sibuk melayani ucapan selamat dari para tamu.

Bagian apa sajakah yang membutuhkan supervisi ?

Catering

Bagian catering membutuhkan supervisi pada saat persiapan dan hari H. Pada saat persiapan, supervisi bagian catering meliputi : pemilihan menu, model dan kombinasi warna meja catering, ice carving, dekorasi bunga di meja catering, dan hal lain yang telah dijanjikan oleh pihak supplier catering. Jangan lupa untuk meminta denah / lay out penempatan meja-maja catering.

Pada saat pihak catering melakukan loading barang sesuai jadwal yang telah disepakati, pastikan penempatan gubuk dan meja prasmanan sesuai dengan lay out yang telah anda pegang. Apabila ada penempatan yang dirasa kurang pas maka perubahan sebaiknya dilakukan pada saat waktu loading tersebut.

Pada hari resepsi, anda membutuhkan minimal satu orang panitia sebagai penanggung jawab catering. Pada umumnya makanan baru akan datang sekitar 2-3 jam sebelum waktu resepsi. Yang harus disupervisi terutama adalah jenis dan jumlah makanan harus sesuai dengan menu yang telah dipilih. Pada saat pesta berlangsung pun, awasi apakah semua makanan sudah keluar atau masih ada yang disimpan.

Dokumentasi

Panitia bagian dokumentasi bertugas mengecek siapa saja yang harus menjalani sesi pemotretan bersama pengantin. Buatlah daftar urutan pemotretan, mulai dari kedua mempelai, kedua orang tua mempelai, saudara kandung, saudara kandung dari orang tua, keluarga yang dituakan, dan rekan kerja mempelai. Panitia bagian dokumentasi juga berhak meminta pihak fotografer untuk mengambil gambar / foto tamu-tamu penting yang hadir.

Pemotretan umumnya dilakukan di dua tempat, yaitu di lokasi foto studio (bila ada), dan di pelaminan. Foto studio biasanya dilakukan pada saat pengantin telah selesai berdandan. Foto di pelaminan umumnya dilakukan pada saat para tamu sebagian besar sudah memberikan ucapan selamat dan sedang menikmati hidangan. Bila jeda waktu antara foto studio dan resepsi masih agak lama, ada baiknya pengantin melakukan sesi foto bersama para keluarga di pelaminan sebelum para tamu datang. Hal ini untuk mendapatkan ekspressi pengantin yang masih segar / belum terlihat lelah.

Pelaminan & dekorasi

Pastikan minimal ada satu orang yang bertugas mengawasi bentuk dekorasi dan pelaminan. Panitia ini yang akan hadir dan mengawasi pihak supplier mulai dari proses loading barang sampai bekerja membentuk pelaminan dan dekorasi ruangan. Pastikan bahwa pelaminan dikerjakan dengan rapi, dan sesuai dengan keinginan.

MC & pengisi acara

Pihak MC & pengisi acara perlu didampingi oleh minimal satu orang panitia. Panitia ini yang bertugas mengawasi jalannya acara pernikahan sesuai dengan rundown / susunan acara yang telah dibuat. Sebelum resepsi, panitia ini yang akan mengawasi loading dan cek sound pihak sound system. Dan pada saat resepsi, panitia ini yang akan mendampingi MC untuk mengingatkan / memberitahu perubahan-perubahan yang mungkin terjadi, misalnya penyebutan gelar nama seseorang, ucapan selamat datang untuk tamu penting, dll.

Bagian umum

Bagian umum biasanya meliputi urusan transportasi dan helper. Bagian transportasi akan mensupervisi urusan antar jemput keluarga, sampai parkir kendaraan keluarga dan tamu. Bila resepsi dilakukan di gedung maka biasanya urusan parkir sudah tidak menjadi masalah. Namun bila lahan parkir gedung dirasa tidak cukup luas, maka perlu dicari lahan di sekitar gedung yang bisa dimanfaatkan untuk tempat parkir. Nah, disinilah perlunya beberapa orang untuk menjaga keamanan parkir.

Selain transportasi, bagian umum juga meliputi helper. Helper disini adalah orang-orang yang disiapkan untuk membantu di semua bagian, mulai dari catering, dekorasi, transportasi, dll.

Ketua Panitia

Tunjuklah salah satu kerabat / teman yang dipercaya sebagai ketua panitia. Calon pengantin tetap memegang kendali atas segala pengambilan keputusan. Di hari pernikahan, biarkan sang ketua panitia bekerja dengan tanggung jawabnya. Calon pengantin harus mempunyai rasa percaya sepenuhnya kepada  ketua panitia.

Ketua panitia akan mensupervisi dengan mengontrolnya melalui penanggung jawab masing-masing bagian. Ketua panitia hendaknya seseorang yang memiliki fisik yang sehat, tegas, serta bisa bertanggung jawab.

Bila calon pengantin merasa tidak ada kerabat / teman yang bisa membantu, sementara jadwal kegiatan calon pengantin sebelum menikah sangat padat, tidak ada salahnya untuk menyewa jasa Wedding Organizer (WO). WO akan bertindak sebagai ‘agen’ calon pengantin dalam mengurus pernikahan, dimana segala keputusan akan dikonsultasikan dengan pihak calon pengantin. Memang dibutuhkan extra cost untuk pelayanan jasa ini. Namun dengan WO, calon pengantin bisa berdiskusi dan berkonsultasi tentang kebutuhan-kebutuhan pernikahan. WO yang cukup besar biasanya juga mempunyai koneksi yang cukup luas dengan berbagai pihak untuk dimanfaatkan. (DLN)

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: