Mempersiapkan Pesta Pernikahan

Mempersiapkan Pesta Pernikahan

Sebagai suatu acara yang sakral dan diharapkan adalah acara yang hanya sekali dilalui seumur hidup, maka banyak pasangan yang sangat mengharapkan agar pesta pernikahannya berlangsung dengan sebaik dan sesempurna mungkin. Untuk mewujudkan hal itu ada 2 cara yang dapat ditempuh yaitu: serahkan semua pekerjaan kepada pihak wedding planner atau wedding organizer dan kedua mempelai beserta keluarga tinggal menunggu laporan dari pihak penyelenggara tersebut, atau apabila tetap dikerjakan sendiri oleh mempelai dan keluarga maka membutuhkan suatu perencanaan yang matang.

Pilihan pertama dengan menyewa suatu organizer atau wedding planner adalah cara singkat untuk mewujudkan impian kedua mempelai dan keluarga, tapi ingat pastinya ini bukan cara yang paling ekonomis, karena ada fee yang harus dikeluarkan untuk jasa ini. Banyak pasangan yang lebih memilih untuk mempersiapkan sendiri acara pernikahan mereka dan pada bagian tertentu baru kemudian mempergunakan jasa pihak lain, jelas hal ini akan lebih ekonomis dengan konsekuensi bahwa pasangan dan keluarga harus bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan acaranya. Bagi pasangan yang memilih opsi ini, maka persiapan pernikahan ini mungkin menjadi proyek pertama bagi pasangan ini untuk saling bekerja sama mewujudkan keinginan mereka, dan tentunya “proyek” ini juga menjadi ujian bagi kedua belah pihak untuk bisa saling membantu, saling berkomunikasi dan juga saling berbagi.

Tulisan ini tentunya akan menitik beratkan pada Perencanaan Pernikahan yang direncanakan sendiri oleh pihak mempelai dan keluarganya.

Ada dua hal penting dalam mempersiapkan pesta pernikahan yang harus mendapatkan prioritas yaitu:

1) Beberapa keputusan/kesepakatan awal yang sebaiknya diambil sebelum melangkah lebih lanjut:

a. Keputusan mengenai tanggal pernikahan dan tanggal resepsi.

Mengenai hal ini ada 2 kemungkinan yang dapat dipertimbangkan, masing masing dengan kelebihan dan kekurangannya yaitu:

  • Pernikahan dan resepsi dilaksanakan pada hari yang bersamaan
  • Pernikahan dan resepsi dilaksanakan pada hari yang berbeda

Mengenai penentuan tanggal ini, ada beberapa budaya atau adat istiadat yang memperhitungkan hari baik untuk acara penting ini. Sebaiknya penentuan hari atau tanggal ini jangan hanya keluar dengan 1 pilihan, sebaiknya ada 2 atau 3 pilihan agar kondisinya lebih flexible apabila pilihan 1 mengalami kendala tertentu.

b. Keputusan mengenai adat atau budaya apa yang nantinya akan dilangsungkan, baik pada saat sebelum acara pernikahan (kalau memang ada), pada saat acara pernikahan, pada saat resepsi dan juga pada saat setelah resepsi (kalau memang ada)

c. Kesepakatan mengenai pendanaan atau pembiayaan seluruh acara. Hal ini sebaiknya disepakati bersama, baik mengenai rencana budget maupun sharing atau keterlibatan masing – masing pihak.

Hal – hal tersebut diatas menjadi penting untuk disepakati sebelum melangkah kepada persiapan pernikahan.

2) Perencanaan yang baik

Untuk dapat mewujudkan suatu impian atas peneyelenggaraan rangkaian upacara adat dan resepsi pernikahan yang baik, maka suatu perencanaan yang baik adalah mutlak diperlukan.

Bagaimana membuat suatu perencanaan untuk pernikahan anda?

  • Buatlah suatu daftar / list peristiwa yang akan diselenggarakan atau dilalui sehubungan dengan acara pernikahan anda tersebut. Kemudian plot/letakkan peristiwa tersebut dalam suatu tabel dengan suatu periode waktu tertentu (sebaiknya harian)
  • Kemudian tambahkan kegiatan atau hal – hal apa saja yang diperlukan untuk mempersiapkan acara tersebut, baik dari sisi perlengkapan, undangan, pemilihan supplier dan lain sebagainya
  • Kemudian prediksikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk masing masing kegiatan atau persiapan tersebut. Letakkan proses persiapan untuk acara di dalam tabel tersebut.
  • Akhirnya tabel tersebut menjadi suatu time schedule bagi proyek acara pernikahan anda.
  • Terus update time schedule anda, apabila ada hal yang tertinggal, segera update
  • Tambahkan nama pihak yang akan bertangung jawab terhadap kegiatan tersebut.
  • Taati rencana yang anda susun, dan apabila ternyata anda baru sadar ada yang kurang tepat,segeralah rubah.

Selesai pembuatan suatu rencana setidaknya telah menyelesaikan 40% dari kegiatan anda. Jangan lupa untuk berusaha menepati time schedule yang telah disusun. (Er En)

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: